KEMENKES TANDATANGANI MOU KERJA SAMA DENGAN MITRA USAHA DAN LEMBAGA NON PEMERINTAH

Permasalahan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai aspek dan disparitas antar daerah yang dirasakan semakin besar dan kompleks. Untuk itu, dibutuhkan penanganan yang komprehensif dari hulu sampai hilir dengan melibatkan multi sektor. Salah satu upayanya adalah Kementerian Kesehatan menggalang kerjasama dengan dunia usaha dan lembaga non pemerintah.Permasalahan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai aspek dan disparitas antar daerah yang dirasakan semakin besar dan kompleks. Untuk itu, dibutuhkan penanganan yang komprehensif dari hulu sampai hilir dengan melibatkan multi sektor. Salah satu upayanya adalah Kementerian Kesehatan menggalang kerjasama dengan dunia usaha dan lembaga non pemerintah.

Penandatangan nota kesepahaman kerja sama dalam bidang kesehatan antara Kementerian Kesehatan dengan dunia usaha dan lembaga non pemerintah dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes,  bertepatan dengan pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2018 di  di International Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, Selasa pagi (6/3).

Perwakilan dari 4 dunia usaha dan 2 lembaga non pemerintah yang melakukan penandatanganan kerja sama guna mendukung pembangunan kesehatan tersebut, antara lain:

1) PT. Media Televisi Indonesia, yang diwakili oleh Suryo Pratomo, selaku Direktur Utama Metro TV, terkait nota kesepahaman tentang publikasi program kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian publik terkait program kesehatan dalam mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs) bidang kesehatan.

2) PT. Gorry Gourmet Indonesia,  yang diwakili oleh William Susilo Yunior, selaku Direktur Utama, tentang rekomendasi makanan dan minuman sehat dengan aplikasi Gorrywell dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui pemilihan makanan sehat.

3) PT. Darya Varia Laboratoria, Tbk, yang diwakili oleh Marlia Hayati Goestam, selaku Presiden Direktur, tentang program corporate social responsibility melalui GERMAS dan penurunan stunting dalam mendukung pencapaian SDGs.

4)  PT. Amerta Indah Otsuka, yang diwakili oleh Prayugo Gunawan, selaku Managing Director, terkait nota kesepahaman tentang program CSR melalui upaya promotif preventif dalam mendukung pencapaian SDGs bidang kesehatan.

5) Yayasan Wahana Visi Indonesia, yang diwakili oleh Doseba Tua Sinay, selaku Ketua Pengurus Yayasan, terkait nota kesepahaman tentang implementasi program promotif preventif dalam mendukung pencapaian SDGs bidang kesehatan, untuk meningkatkan akses layanan kesehatan ibu dan anak, gizi, kesehatan lingkungan serta pencegahan penyakit menular.

6) Yayasan Rotary Indonesia D-3420, yang diwakili oleh Thomas Aquinas, selaku Ketua Umum Pengurus Yayasan, terkait nota kesepahaman tentang kerja sama dalam bidang kesehatan untuk meningkatkan akses layanan  promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, dalam mendukung tercapainya SDGs bidang kesehatan.

Leave a comment now

Duis senectus mus condimentum nunc ac habitasse duis consectetur a arcu a accumsan cras et metus ultricies justo cum a bibendum. Egestas vestibulum blandit sem vestibulum curabitur a vel aliquet gravida ullamcorper amet dictumst vestibulum a elementum proin id volutpat magna parturient. Id ac dui libero a ullamcorper euismod himenaeos a nam condimentum a adipiscing dapibus lobortis iaculis morbi.

Himenaeos a vestibulum morbi. Ullamcorper cras scelerisque taciti lorem metus feugiat est lacinia facilisis id nam leo condimentum praesent id diam. Vestibulum amet porta odio elementum convallis parturient tempor tortor tempus a mi ad parturient ad nulla mus amet in penatibus nascetur at vulputate euismod a est tristique scelerisque. Aliquet facilisis nisl vel vestibulum dignissim gravida ullamcorper hac quisque ad at nisl egestas adipiscing vel blandit.